Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label traveling. Tampilkan semua postingan

Minggu, 14 April 2013

Liburan Tanda Kutip-P.Seribu

Sedikit mencuri waktu untuk sekedar menikmati kerinduanku bermain dengan laut.......

Sekitar akhir Maret kemarin saya menghabiskan waktu di Pulau Seribu tepatnya Pulau Pramuka. Setelah ngurus surat perizinan sana sini, panik, nangis, bingung akhirnya saya dikasih kado sama Tuhan, hahaha liburan sambil ngambil sampel penelitian. :D
Yes..
Liat pantai lagi..
Main air laut lagi..
Snorkelingan lagi..
dan...
DIVING!!!
Wohooooo...
Waktu diving pertama kali emang di Pulau Pramuka juga, cuma kacau balau -__- karena BCD yang dipake kegedean.
Beruntung banget kemaren dibudy'in sama abah, dan dua kali diving pulaaaaa!!
Mulai enjoy, nggak panik lagi dan bisa nikmatin dunia bawah laut..aaaaaa senengnya liat kima yang gede banget, nudibranch, nemo yang lagi main2 di anemon laut..
Aaaa...terimakasih Tuhan udah nyiptain laut dan makhluk2nya yang unik dan cantik dan terimakasih karena saya dikasih kesempatan untuk menikmati ciptaanMu :)

Itu pengalaman pertama saya nikmatin pemandangan laut sepuas-puasnya...dan bikin ketagihan emang. Di laut, dari pagi sampe sore, harga yang harus dibayar kulit saya jadi gosong dan ada "belangmeternya".

Tapi pokoknya seneng banget, rasa letih lelah saya terbayar, sampel juga dapet.

Oiya, saran buat yang mau ngambil sampel penelitian di Pulau Seribu, ternyata walaupun sampelnya bukan biota langka tetap harus pake perizinan. Kita harus ngurus simaksi dulu di kantor Balai Taman Nasional yang di Jakarta, pokoknya depan kampus UI Salemba. Siapin presentasi juga. Mending diurusin aja sih, daripada nyampe disana -_- nggak dibolehin.

Sekian cerita dari saya...

Dan ini oleh-olehnya :D






Kamis, 14 Februari 2013

Pulau Biawak

Halooo..
Kali ini saya mau bercerita tentang trip saya ke Pulau Biawak..(*postingan yang tertunda dari 4 bulan yang lalu)
Mungkin kalian lebih familiar dengan Pulau Komodo yang ada di Kepulauan Nusa Tenggara dibandingkan dengan Pulau Biawak.
Pulau Biawak adalah Pulau Kecil yang terletak di Laut Jawa, Kabupaten Indramayu, sama seperti namanya, ikon dari pulau ini memang biawak, hewan reptil yang masuk ke dalam jenis kadal besar mirip2lah sama komodo, biawak disana ukurannya lumayan besar.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/9/95/Biawak.JPG
Nah, waktu perjalanan saya itu 13-14 Oktober 2012. Walaupun singkat tapi sangat berkesan. Saya belajar bagaimana bisa survive di tengah kondisi yang minim dari segala fasilitas dan hiruk pikuk kehidupan kota. Saya kesana dalam rangka simulasi lapangan kelompok kerja LK-MAHAIKA UNPAD, ada 4 kelompok kerja yang berangkat kesana : KK lamun, KK eksplorasi, KK Terumbu Karang dan KK Bioteknologi. Saya, ikut dalam KK Bioteknologi, ya kerjaan saya disana, sampling biota laut untuk dijadikan sampel penelitian di bidang bioteknologi laut.

Berangkat dari Jatinangor sekitar jam 12 malam, nyampe di Dermaga Karangsong, Indramayu sekitar jam 5 pagi, langsung cap cus naik perahu selama 5 jam, nyampe di Pulau Biawak sekitar jam 10 pagi. Bayangkan tuh, kita mengarungi lautan itu dengan perahu yang minim banget, pantat berasa tepos, kuping budek karena mesin perahu yang udah jadul banget, gelombangnya lumayan bandel -_- agak2 cemas waktu gelombang tertinggi sejajar sama sisi perahu. Ya, saya sedikit bisa merasakan kehidupan nenek moyang zaman dulu.

Untungnya selama di perahu menuju ke Biawak saya bisa tidur dengan nikmat, dan sama sekali tidak mabok laut. Ketika melihat daratan Pulau Biawak dari kejauhan hati mulai berbunga bunga  (okey sejam terakhir saya mulai terbangun).
Tiba di dermaga seperti biasa, aroma amis khas pantai langsung menyambut kami.
Langsung beres2 barang, masak makan siang, lanjut ekspedisi Pulau Biawak :D
Sebelum kami mulai menjelajah, kami mendengarkan pengarahan dulu dari penjaga pulau yaitu Pak Manto (asal kalian tau, Pulau ini cuma dihuni sama satu keluarga, ajib gak tuh??).
Nah Pak Manto ini menjelaskan syarat dan larangan selama kami berada di Pulau Biawak, pertama    kami harus ziarah ke sebuah makam, kami gak boleh mengganggu biawak, kami gak boleh bilang banyak nyamuk ketika kami lagi digangguin nyamuk (populasi nyamuk disana lumayan tinggi), oiya kita juga dilarang masuk hutan.

Ekspesdisi Pulau Biawak
Kegiatan ini isinya adalah berpetualang mengelilingi Pulau Biawak, kolaborasi antara KK ekspedisi yang melakukan pemetaan dan KK Biotek yang mengambil sampel. Mantab banget rasanya bayangin, itu pulau kita kelilingin dengan jalan kaki di air (jalan di air gak semudah jalan di darat T_T), kita start sekitar jam stgh 2, finish jam stgh 6. Awalnya bahagia, foto-foto, di tengah jalan, sendal mulai pada bercopot ria, air minum hampir habis, kaki pegal, air mulai pasang dan kita mulai panik. Untung di tengah jalan banyak hiburan, seneng banget ketika nemuin spesies unik, heboh nangkepin ikan, ketawa dan panik bareng. Rasanya ketika, saya menyelesaikan perjalanan itu wow, saya sanggup man! :D keliling pulau! Pengalaman baru yang luar biasa buat saya.
Pulau Biawak emang keren banget buat urusan ekosistem laut, mulai dari mangrove, lamun sampe terumbu karang lengkap semua disini. Di pinggir pantai kita bisa liat sponges laut warna biru tanpa harus diving, uniknya lagi sponges itu hidup nempel di akar mangrove. Teripang pun berseliweran di lamun, mulai dari yang lecil ampe ukuran 30 cm juga ada disini. Ya, sesuailah dengan status pulau ini sebagai KKLD (kawasan konservasi laut daerah). Kalau kalian mau liburan kesini, wajib keliling pulau, dijamin seruuuuuuu deh, ciyuuss neh!! :D
Ke Pulau Biawak juga jangan lupa naik ke mercu suar peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1872 (hebat banget kan bisa tetap berdiri sampe sekarang). Dari atas mercu suar ini kita bisa puas deh ngeliat pemandangan Pulau Biawak yang oke punya. Dan selamat berimajinasi ria deh kalo udah di atas mercusuar. 
Tapi ada satu hal yang sayang sekali terlewat sama saya yaitu snorkeling, -_-" bayangin baru turun ke laut 10 menit tiba2 mendung dan hujan deras, akibatnya visibility rendah, arus mulai kencang, dan kesal gak keliatan apa-apa.
Pengen ke Pulau Biawak lagi, tapi kayaknya nunggu fasilitasnya lebih baik dulu, ya bayangin aja kemarin itu habis keliling pulau saya nggak mandi :D lalalala....secara air mesti nimba dulu udah gitu airnya payau dan bau lumpur terus banyak larva nyamuk, karena udah jam 7 keadaan mulai gelap gulita so demi keselamatan saya tidak mandi,, :D yay... Cuma emang kayaknya kemarin timing saya datang kesana kurang cucok kali ya pas musim kemarau jadi air susah, solar habis jadi diesel 2 hari gak nyala. Fix seperti hidup di masa lampau. Yaa berharap aja sih,, pemerintah kita yang pandai pandai pada sadar buat meningkatkan fasilitas di P.Biawak sama transportasinya, minimal listrik sama perahu kesana bisa lebih layak untuk wisatalah soalnya rada ngerii boy perjalanan kesana kaloo pake perahu nelayan.
Akhir cerita, sekalian promosi :  bosan dengan kehidupan kota, pengen cari sensasi liburan yang unik dan menantang? Dateng aja langsung ke Pulau Biawak :)
Tapi ingat, jadilah wisatawan yang pandai! Jangan buang sampah sembarangan, jangan merusak alam! :)
God bless

Start Keliling Pulau

Istirahat yang kesekian kalinya :D

Pemandangan dari atas Mercusuar




Sabtu, 10 Maret 2012

Selasa, 13 Desember 2011

Tanjung Lesung Okeee


Mau cerita aja tentang fieldtrip Poseidon (nama angkatan IKL UNPAD 2009) kemaren itu tanggal 9 Desember kita fieldtrip ke Tanjung Lesung, Banten... Haa.. pulang kampung dong saya.. tapi cuma lewat aja.. Hyaa setelah menempuh perjalanan 7 jam lebih, kita nyampe di Dusun Cipanon, Desa Tanjung Jaya, Pandeglang jam 7.30 wib.

Fieldtrip kali ini berdasarkan mata kuliah pengelolaan sumber daya pesisir dan laut sama penginderaan jauh.. agak geje sih fieldtripnya karena cuma wawancara aja isinya.. dan itu pertanyaannya pun kalo menurut saya sih,, agak kurang cocok sama orang awam.. Saya kebetulan wawancara ketua RT dusun Cipanon, lupa RT berapa.. kasian deh diserbu pertanyaan2 gitu..

Dan dari kesimpulan yang saya dapet sih yaa,, di daerah itu pengelolaan sumber daya pesisirnya masih rada kurang karena pendidikan yang masih rendah dan juga pengetahuan mereka masih minim, contohnya mereka nggak tau mangrove itu apa, bakau aja nggak tau, yg mereka tau itu namanya waru.. dan biasa digunain buat kayu bakar sama warga setempat.. -_- sayang banget yaa mangrovenya cuma buat dibakar..
Contoh lain lagi, pas kita tanya tentang lamun, mereka tahu sih.. dan disana juga masih ada lamun.. cuma ya ituu dia.. mereka nggak tau fungsi lamun itu buat apa di ekosistem. Keadaan lamun disana juga dibilang rusak nggak, dibilang bagus juga nggak. Karena memang nggak diurus, akibat dari ketidaktahuan akan fungsi lamun sendiri yaitu sebagai nursery ground (tiba2 disuruh sama dosen buat ngejelasin manfaat lamun).
Terus.. abrasi di saerah pantai itu udah parah banget, udah berkurang hampir berapa ratus meter laah lahannya.. tapii perhatian dari pemerintah masih kurang :( dan untungnya mereka inisiatif buat bikin sea wall dari bambu2 gitu biar abrasinya nggak tambah parah..

Yang saya salut dengan kampung ini, jadi tuh ada salah satu bapak lupa namanya nah dia ini bener-bener serius banget sama rehabilitasi terumbu karang, beliau tahu betul apa fungsi terumbu karang dan bapak itu juga perintis usaha pembesaran ikan tangkap, jadi hasil tangkapan yang ukurannya masih kecil-kecil itu dipelihara sama dia dengan cara kaya bikin keramba jaring apung gitu.. Dia udah berhasil ngebesarin ikan kerapu sama lobster tanpa pemeliharaan khusus. Hebatt yaa,,

Yaa..diakhir wawancara pun saya dan temen2 ngasih informasi mengenai pentingnya menjaga 3 ekosistem yang paling vital di pesisir seperti mangrove, lamun dan terumbu karang.. karena kalo cuma terumbu karangnya aja yang bagus, dimana tempat ikan memijah dan anak2nya berlindung? dimana tempat terperangkapnya sedimen dari darat? dimana tempat bersembunyinya kepiting2? yaa begityuu sihh..
Intinya sih pengelolaan sumber daya pesisir dan laut di daerah itu masih kurang, karena kurangnya perhatian dari pemerintah juga, buat apa bantuan beras mulu tiap bulan kalo masyarakatnya nggak dikembangin? Oke... Banten tunggu saya beberapa tahun lagii.. :)

Oiya selain itu nii saya share foto2 kita waktu di tanjung lesung kemarinn...

wawancara dengan Pak Junet, ketua RT 01 Kampung Cipanon


Poseidon (IKL UNPAD 09)


Sea Girl (tapi kenapa ada Olivernya??)


With Sea Boy (Sambil teriak Jelitaaaaaaaaaaa)


Hahaha..kesampaian juga foto sambil main gitar di pantai :D


Jump and Jump.... :D

Kesannya kok kayak lagi nari yaa?? Padahal lagi ngehindarin ombak!! :D

So tired!!! Tidur dimana aja boleee... :D

Senin, 03 Oktober 2011

Teluk Nara


Nah sekarang ni gue mau ngasih tau nii kayak gimana tuh yang namanya teluk nara???nyari di peta juga kaga ada kan??
Cekidottt… 
  Teluk Nara
Nah disini lo bisa wisata liat pantai yg cantik+belajar ttg budidaya kerang mutiara di PT.Autore Pearl Culture, pantainya lumayan bagus dan masih ada karang yang hidup,cuma kudu hati2 kalau mw snorkelan disini banyak ular laut. Oiya disini juga banyak kapal-kapal gitu soalnya deket banget sama 3 gili. Cara ngaksesnya dari mataram, deket mataram mall naik angkot bisa nyewa atau naik yg umum, kalau umum berarti ntar lewat Pusuk turun di perempatan Bangsal ongkosnya 10.000 rupiah terus lanjut naik ojek 4.000 rupiah. Tenang aja buat masuk ke pantainya gag dipungut biaya kok. Kalau mau nyewa angkot gue kurang tau sih harganya tapi jangan mau kalau di atas 60.000. Tempatnya cakep deh..
sunrise teluk nara with gunung rinjani

sunset teluk nara

showroom autore di lombok

dermaga teluk nara

snorkelan deket kantor

tempat snorkelan

Pages - Menu

search